Tes Kehamilan dengan Garam. Apakah Bisa?

Kehamilan, menjadi hal yang diidamkan, atau ditakutkan, karena melihat dari hubungannya seperti apa. Ada banyak cara, agar kita tahu apakah kita atau orang itu hamil. Salah satunya menggunakan garam, memang bisa? Dengan menggunakan garam, bisa diaplikasikan sendiri di rumah.

Ada dua bahan, yang perlu dipersiapkan, yaitu garam dan air seni. Garam sendiri, disebut sebagai pemberi reaksi tertentu saat bercampur dengan hormon hCG atau hormon kehamilan di dalam air seni. Tes kehamilan, juga bisa pakai gula, pasta gigi, sabun, dan soda kue.

Cara Melakukan Tes Kehamilan melalui Garam

Jadi, cara melakukannya, adalah dengan mencampurkan satu atau dua sendok makan garam dengan air seni. Campuran ini, dibiarkan selama beberapa menit atau bahkan beberapa jam. Jika campuran, berubah menjadi agak keruh(bisa seperti susu atau keju), maka hasilnya adalah positif hamil.

Bila campuran garam dan air seni, tidak menunjukkan perubahan, maka kita atau orang yang dites tidak hamil. Ada juga, hasilnya yang ambigu, jadi lebih ke berbusa. Reaksi ini, tidak dapat dipastikan, sehingga perlu pengujian lebih dalam.

Banyak orang yang percaya, akan tes kehamilan ini, dan para pakar medis membenarkan, bahwa dengan media ini tidaklah akurat sama sekali. Tidak ada bukti ilmiah, yang bisa dijadikan patokan pasti keberhasilan reaksi ini.

Gunakan Perangkat Test Pack

Untuk mengecek hamil tidaknya kita atau seseorang, lebih baik langsung menggunakan aplikasi atau perangkat test pack yang valid. Perangkat ini, banyak dijual di apotek dan tempat kesehatan. Kita bisa ke dokter, jika memang perlu penanganan khusus, dan yakin akan kehamilan.

Artikel Terkait  Hemangioma Pada Bayi

Keakuraran dalam perangkat ini, bisa dibilang 99%. Sehingga, lebih dapat diandalkan dalam hal hasil. Harganya variatif, tergantung kebutuhan. Sehingga semakin mahal, biasanya keakuratannya maksimal. Tidak harus membeli yang mahal, karena yang biasa keakuratannya sudah pasti.

Alat uji ini, memang dirancang untuk memeriksa kehamilan, bisa menggunakan alat USG langsung, atau tes darah ke dokter. Tanda-tanda kehamilan, juga bisa dilihat dalam tanda-tanda ilmiah, diantaranya: berhentinya haid, muncul rasa mual dan muntah, payudara mengencang, dan perut membesar.

Kepalsuan dalam Tes Kehamilan

Bahaya, jika tes kehamilan yang dilakukan hasilnya negatif, padahal kita sedang hamil (aslinya hamil). Hal ini, karena dipengaruhi oleh Bunda yang terlambat dalam perawatan prenatal, mengalami kekurangan nutrisi, dan mengonsumsi obat-obatan yang bisa berdampak pada kehamilan.

Jika hasilnya positif, padahal aslinya tidak hamil, maka Bunda bisa termotivasi untuk merawat diri agar cepat hamil. Persiapkan fisik dan mental, karena 2 faktor ini sangat berpengaruh. Jangan menyerah, untuk mendapatkan anak!

Terdapat tips untuk Ibu yang sudah hamil:

  1. Mulai melakukan perawatan diri, dengan mencukupi kebutuhan gizi, dan nutrisi. Minum suplemen kehamilan, jika dibutuhkan.
  2. Lakukan pemeriksaan lanjutan atau rutin, agar kondisi janin tetap baik dan terkontrol. Dengan teratur, kita mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
  3. Hentikan aktivitas yang berat dan banyak beristirahat.
  4. Waspadai bila muncul gejala yang tidak biasa, seperti munculnya perdarahan.

Jika Dirasa Merasakan Gejala Kehamilan

Jika dirasa, merakan gejala kehamilan, maka:

  1. Segera ke dokter agar mendapatkan keakuratan data.
  2. Pergi ke klinik kesehatan.
  3. Ulangi Tes, agar tidak ragu-ragu dalam hal hasil.

Jadi, itulah cara tes kehamilan dengan menggunakan garam. Pastinya, dengan menggunakan media yang tidak valid maka hasilnya tidak valid juga. Karena tidak direkomendasikan oleh dokter juga. Lebih baik, pakai alat ukur yang pasti-pasti saja.

Artikel Terkait  Outfit Celana, yang bisa dipakai Cewek saat Jalan-jalan

Pastikan yang terbaik untuk anakmu dan dirimu!


Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini


Tinggalkan komentar