Hiperpigmentasi

Pernahkah kawan cantik melihat bagian kulit tertentu yang tampak lebih gelap dibandingkan dengan bagian kulit lainnya? Secara medis, kondisi tersebut dikenal dengan istilah hiperpigmentasi. Masalah kulit satu ini biasanya terjadi dan umumnya tidak berbahaya.

Namun karena warna kulit menjadi tidak rata, hiperpigmentasi bisa mengganggu penampilan dan menurunkan kepercayaan diri. Sebenarnya apa hiperpigmentasi dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut pembahasannya:

Apa Itu Hiperpigmentasi?

Hiperpigmentasi merupakan masalah kulit yang terjadi ketika melanosit terlalu banyak memproduksi melanin (pigmen warna kulit) sehingga muncul bercak kulit lebih gelap dibandingkan daerah sekitarnya. Banyak penyebab dari hiperpigmentasi mulai dari paparan sinar matahari, tanda penuaan, perubahan hormon, penggunaan obat tertentu, dan lain sebagainya.

Secara umum ada lima jenis hiperpigmentasi yaitu sebagai berikut:

  • Melasma

Melasma merupakan jenis hiperpigmentasi yang disebabkan oleh perubahan hormon. Karena perubahan hormon, produksi melanin pun menjadi berlebihan. Biasanya terjadi pada wanita hamil atau wanita yang menggunakan pil kontrasepsi.

  • Lentigo

Jika hiperpigmentasi terjadi karena paparan sinar matahari, maka disebut dengan lentigo. Paparan sinar matahari yang menyengat membuat tubuh secara otomatis memproduksi melanin lebih banyak untuk berlindung. Seringkali terjadi pada bagian wajah maupun tangan.

  • Peradangan kulit

Peradangan kulit juga bisa menyebabkan terjadinya hiperpigmentasi. Contohnya yaitu jerawat yang meradang, setelah sembuh akan muncul bekas jerawat berwarna gelap. Selain itu, ada juga lupus dan eksim yang juga bisa menyebabkan hiperpigmentasi.

  • Penyakit addison

Penyakit addison memang menyerang kelenjar adrenal, namun bisa menyebabkan hiperpigmentasi di tubuh. Contoh bagian tubuh yang bisa mengalami hiperpigmentasi akibat penyakit addison adalah bibir, kulit, lutut, jari kaki, siku, dan lipatan lainnya.

  • Akibat penggunaan obat

Jenis hiperpigmentasi yang terakhir adalah akibat penggunaan obat. Contohnya yaitu antimalaria atau antidepresan trisiklik. Warna kulit yang berbeda tersebut biasanya akan berwarna keabu-abuan.

Artikel Terkait  Ini Penyebab Kulit Wajah Breakout

Solusi Mengatasi Hiperpigmentasi

Ada beberapa solusi yang bisa membantumu mengatasi hiperpigmentasi, berikut di antaranya:

  • Menggunakan tabir surya

Paparan sinar matahari menjadi penyebab paling sering terjadinya hiperpigmentasi. Jika kawan cantik akan berada di bawah sinar matahari dalam jangka waktu panjang, pastikan menggunakan tabir surya untuk tubuh dan sunscreen untuk wajah.

Kandungan SPF minimal dari produk tabir surya yang kawan cantik gunakan adalah SPF 30 atau yang lebih tinggi. Jangan lupa re-apply setiap 2-3 jam untuk memberikan perlindungan yang lebih baik.

  • Menggunakan obat topikal atau salep

Obat oles atau salep memang menjadi salah satu penyebab munculnya hiperpigmentasi. Meskipun begitu, obat ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasinya. Namun perhatikan kandungan yang ada pada obat oles.

Beberapa kandungan yang bagus untuk mengatasi hiperpigmentasi adalah asam azelaic, asam kojic, vitamin C, retinoid, dan kortikosteroid. Sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan obat topikal atau salep untuk mengatasi hiperpigmentasi.

  • Menggunakan lidah buaya

Lidah buaya adalah salah satu bahan alami yang bisa membantu mengatasi hiperpigmentasi. Biasanya digunakan oleh ibu hamil yang tidak bisa menggunakan produk-produk tertentu. Kandungan aloesin pada lidah buaya membantu mencerahkan kulit dan menyamarkan hiperpigmentasi. Gunakan bagian gel atau daging lidah buaya secara rutin untuk hasil maksimal.

  • Menggunakan cuka apel

Bahan alami selanjutnya yang bisa digunakan untuk mengatasi hiperpigmentasi adalah cuka apel. Campurkan cuka apel dengan air lalu gunakan pada kulit yang mengalami hiperpigmentasi. Setelah didiamkan selama 2-3 menit, kawan cantik dapat membilasnya dengan air hangat. Lakukan setiap hari paling tidak sebanyak dua kali untuk hasil maksimal.

  • Menggunakan skincare

Skincare atau produk perawatan kulit wajah bisa membantu mengatasi hiperpigmentasi di bagian kulit wajah. Beberapa kandungan skincare yang membantu mengatasi hiperpigmentasi yaitu vitamin C, kojic acid, azelaic acid, arbutin dan retinol. Sedangkan rekomendasi produknya yaitu Whitelab Brightening Serum, Somethinc Revive Potion 3% Arbutin + Bakuchiol, Trueve Ultimate Drops of Brightening Serum, dan lain-lain.

  • Prosedur perawatan kulit

Jika hiperpigmentasi sudah sangat sulit untuk diatasi dengan cara-cara sederhana, kawan cantik bisa mengatasinya melalui prosedur perawatan kulit. Beberapa prosedur yang bisa dijalani yaitu chemical peeling, terapi laser, microdermabrasi, dan terapi intense pulse light. Biasanya sebelum menjalani prosedur perawatan kulit kawan cantik akan diajak konsultasi terlebih dahulu.

Artikel Terkait  Tips Melakukan Threadlift Wajah untuk Kawan Cantik yang Ingin Memperoleh Hasil Optimal

Itulah pembahasan mengenai hiperpigmentasi yang perlu kawan cantik ketahui. Jangan khawatir mengenai masalah kulit satu ini, jika kawan cantik melakukan perawatan dengan baik maka hiperpigmentasi akan memudar.

Tinggalkan komentar