8 Penyebab Munculnya Uban Lebih Cepat

Seiring bertambahnya usia, ketika memasuki usia lanjut merupakan hal yang normal jika rambut akan mengalami perubahan dengan munculnya uban (rambut putih). Biasanya rambut akan mengalami perubahan warna menjadi putih atau keabuan.

Perubahan warna rambut tersebut terjadi karena melanin atau zat pemberi warna dalam folikel rambut kehilangan pigmen lantaran pertambahan usia. Zat melanin dalam tubuh tersebut dapat berubah seiring bertambahnya usia seseorang.

Oleh karena itu, rambut putih atau yang sering disebut uban akan dikaitkan dengan orang usia lanjut. Padahal sebenarnya uban juga bisa muncul pada seseorang yang belum memasuki usia lanjut. 

Penyebab munculnya uban lebih cepat

Pada dasarnya, ada banyak hal yang dapat memicu munculnya uban di kepala, sehingga tidak selalu berkaitan dengan usia seseorang.

1. Faktor genetik

Jika memiliki riwayat keluarga dengan munculnya uban lebih awal, akan berpotensi orang tersebut akan mengalami hal yang sama. Munculnya uban lebih awal tersebut terjadi karena adanya faktor genetik. Pada kasus ini, biasanya uban akan muncul pada saat seseorang memasuki usia 20-25 tahun.

2. Gangguan hormonal

Munculnya uban lebih cepat juga bisa terjadi karena penyakit tiroid yang disebabkan oleh gangguan hormonal. Kelenjar yang terletak di pangkal leher inilah yang berperan dalam mengontrol metabolisme tubuh. Kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif bisa menyebabkan tubuh memproduksi lebih sedikit melanin. Oleh sebab itu, kesehatan kelenjar tiroid dapat mempengaruhi warna rambut.

3. Stres

Terlalu banyak berpikir dan menghadapi berbagai persoalan menjadi pemicu seseorang mengalami stres. Selain dapat menyebabkan gangguan tidur, perubahan pola makan, hingga tekanan darah tinggi, stres juga dapat menyebabkan seseorang lebih cepat memiliki rambut putih. Stres dapat mempercepat munculnya uban karena stres dapat menyebabkan penipisan sel punca pada folikel rambut.

Artikel Terkait  Tren Fashion Terkini, di Tahun 2023!

4. Kekurangan nutrisi

Apabila mengalami kekurangan nutrisi yaitu vitamin B12 atau anemia pernisiosa, maka sebaiknya cukupilah asupan vitamin B12 setiap hari, misalnya dengan mengkonsumsi hati sapi, ikan sarden, tuna, salmon, dan daging merah. Karena kekurangan vitamin B12 dapat melemahkan sel-sel rambut dan menurunkan produksi melanin yang memicu munculnya uban.

5. Efek samping obat

Pasien yang menjalani kemoterapi atau pengobatan malaria juga bisa mengalami rambut beruban. Kandungan obat yang digunakan dalam kemoterapi dan malaria dapat menghambat pembentukan melanin sehingga rambut memutih.

6. Terpapar radikal bebas

Radikal bebas merupakan molekul yang memiliki potensi untuk merusak fungsi membran sel, protein, dan gen dalam tubuh. Adapun dampak negatif yang dihasilkan dari paparan radikal bebas secara berlebihan adalah terjadinya stres oksidatif dalam tubuh. Kondisi tersebut dapat memicu munculnya tanda-tanda penuaan dengan lebih cepat, termasuk tumbuh uban di usia muda.

7. Merokok

Merokok dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit sehingga berdampak mengurangi aliran darah menuju folikel rambut. Selain kerontokan rambut, folikel yang rusak juga menyebabkan munculnya uban di usia yang muda.

8. Vitiligo

Vitiligo merupakan suatu kondisi autoimun yang menyebabkan beberapa bagian rambut dan kulit kehilangan pigmen warna. Sehingga orang dengan kondisi tersebut juga bisa berpotensi mengalami tumbuhnya uban lebih cepat.

Hal-hal tersebutlah yang dapat memicu munculnya uban lebih cepat. Apabila faktor penyebab uban adalah faktor genetik, perubahan warna rambut menjadi putih tidak bisa dicegah. Akan tetapi  jika penyebabnya adalah masalah kesehatan, ada kemungkinan warna rambut kembali seperti semula bila penyakit yang mendasari ditangani dengan tepat.

Namun jika pertumbuhan uban lebih cepat dan tidak normal, Sebaiknya konsultasikan dengan dokter. ***


Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini


Tinggalkan komentar