Berlabel Halal Namun Abal

Maskara perindah mata, paparan bedak haluskan wajah, merah merona lipstik mengukir garis bibir. Polesan-polesan kosmetik ini sempurnakan pesona wanita. Cantik, segar, percaya diri mereka rasakan. Tak heran dimanapun, kapanpun wanita sempatkan merias diri. Sentuhan kosmetik maksimalkan penampilan. Namun, selain kosmetik yang membuat wanita cantik dengan polesan-polesannya, Skincarelah yang memiliki peran penting dibalik kecantikan para Beauty Enthusiast. Karena permintaan makin banyak, perkembangan skincare di Indonesia kian pesat. Pemerannya, bukan lagi dari industri raksasa, namun juga mereka yang dari industri kecil. Banyak dari mereka yang melabelkan halal di produknya. Hal ini tentunya membuat kita bertanya-tanya, apa itu skincare halal?

Berbicara tentang penampilan wanita, tidak lepas dari kosmetik ataupun skincare. Lalu bagaimana cara kamu memilih produk kecantikan atau skincare yang baik? Nah, kali ini Amura akan membahas artikel, seperti apa sih skincare yang aman dipakai untuk kulit kamu?

Tak hanya makanan, minuman dan obat-obatan, peningkatan kebutuhan skincare diiringi kebutuhan akan keamanan bahan dasarnya. Tak sekedar aman, skincarepun kini dituntut sehat dan halal. Namun, skincare yang beredar dipasaran tak semuanya penuhi kriteria ini. Tak sampai 2 persen dari skincare yang beredar tak memiliki sertifikat halal. Padahal, skincare halal memiliki begitu banyak manfaat. Skincare halal, berarti bahan pembuatnya aman dan cara pengolahannya baik. Artinya, tidak menggunakan hewan haram, tidak ada bahan yang berbahaya, tidak dites pada hewan dan tidak mengandung alkohol maupun bahan berbahaya lain. BPOM menekankan bahwa produk halal sudah pasti aman dikulit, dan tidak menimbulkan efek dalam jangka panjang. Menjawab keresahan masyarakat terkhusus beauty enthusiast, September 2014 lalu, DPR mengesahkan UUD jaminan produk halal. Sebagai negara penganut agama Islam terbesar didunia, maka sudah sepantasnya, Indonesia berlabel halal terbanyak didunia. Produk kecantikan berlabel halal Indonesia mencapai 70 persen kemudian disusul oleh china sebesar 17 persen, Asia dan Asean 4 persen, Eropa 3 persen, dan Australian 1 persen. 

Namun, sangat disayangkan walaupun berlabel halal terbesar didunia, kesadaran masyarakat Indonesia menggunakan produk halal belum tinggi. Hal ini yang membuat produk skincare ilegal semakin marak diperdagangkan. Tidak peduli dengan efek bahaya yang akan digunakan oleh konsumen, yang terpenting adalah meraup keuntungan besar karena berlabel “halal” namun “abal”. Didukung dengan kemajuan teknologi berbagai akses dalam penjualan secara online, membuat para pemain semakin mudah berjualan dengan bebas. Be a smart babe, kalau mau cantik juga.

Nah, #CantikAmura mau share beberapa produk skincare yang tidak aman untuk kesehatan dan tentunya jika sudah tidak aman, berarti tidak terdaftar di BPOM juga. 

Jenis skincare atau produk perawatan kecantikan berbahaya yang mengandung Merkuri :

  1. BEAUTY G Day Cream
  2. LIXIAO Night Cream
  3. Rose Night Cream
  4. D’SWISS Night Cream
  5. L’COME Day Cream
  6. LA WIDYA COLLAGEN Day
  7. LABITHA Night Cream
  8. KOREAN WIDYA Night Cream
  9. Whitening Treatment Night Cream
  10. LIE CHE Day Cream/Whitening Soap
  11. LIEN HUAN Day/Night Cream
  12. Walet Day/Night Cream
  13. SP Special UV Whitening
  14. Special Pearl Cream Super
  15. Pemutih Sejuta Bintang
  16. Day/Night Cream SJ Sin Jung
  17. VAYALA Night/Day Cream, Sabun Transparan
  18. Klip 80’s Day/Night Cream
  19. Temulawak Two Way Cake
  20. Collagen Plus
  21. HN Night Cream
  22. Helwa Night Cream
  23. ADHA Skincare
  24. BEBWHITEC/Night Cream
  25. KLT Skincare/Night Cream
  26. Ic_Beauty/Night Cream
  27. Daviena Skincare/Night Cream

Memilih skincare atau produk kecantikan lainnya tidaklah mudah, bagi umat muslim, halal menjadi jaminan bahwa skincare yang digunakan bebas dari bahan yang diragukan dan proses pembuatan yang aman. Namun pemilihan produk yang bersertifikat halal atau tidak tetaplah menjadi hak konsumen. Apapun pilihan kamu, pastikan bahwa produk skincare yang dipilih adalah terbaik untuk wajah kamu. Karena jika skincare aman, wajah kamupun kian menawan.

Bahaya skincare atau produk kecantikan lainnya yang mengandung bahan berbahaya itu tidak langsung menimbulkan efek, akan tetapi efeknya akan muncul dalam jangka waktu lama. Apa aja sih dampaknya? Yuk kita ulas juga disini 🙂

Skincare atau produk kecantikan lainnya yang ilegal dan tidak memiliki sertifikat bpom itu sudah pasti rawan bahan kimia terlarang seperti merkuri, yang dapat menimbulkan berbagai penyakit bila digunakan hingga berdampak pada kematian. Lalu bagaimana bisa kamu masih terus-terusan membiarkan pemberian Tuhan berupa wajah yang sempurna rusak karena keegoisanmu menggunakan sesuatu yang jelas-jelas tidak halal? Kamu tahu apa dampaknya kalau terus-terusan dosa ini kamu biarkan? Tidak hanya wajah kamu yang terluka, bagian-bagian yang ada ditubuh kamupun akan merasa tersakiti! Ini yang akan terjadi jika kamu terus-terusan menggunakan produk non halal dan tidak bersertifikat BPOM :

1. Alergi

Perawatan yang kamu lakukan dengan menggunakan skincare atau produk kecantikan lain yang tidak memiliki standar keamanan yang jelas itu akan semakin membuat wajahmu rusak. Sebagai skincare dengan bahan yang tidak aman tanpa sertifikat BPOM  akan menimbulkan masalah baru diwajah kamu. Kamu akan mengalami alergi dengan status parah bagi kamu yang memiliki kulit sensitif seperti rasa gatal atau sensasi terbakar pada kulit. Mau wajah kamu jadi ruam-ruam seperti itu?

2. Break Out

Break out atau munculnya jerawat dalam jumlah banyak secara bersamaan diwajah. Tingkat kebersihan dalam proses pembuatan produk kecantikan tidak terjamin karena produk tersebut umumnya tidak dibuat dilaboratorium. Bukan wajah cantik yang didapat, justru akan semakin parah kondisi wajah kamu. Breakout itu akan timbul, dan itu sebagai bukti bahwa kondisi wajah kamu mengalami stress dan down, karena kamu memberi makanan yang tidak bergizi untuk wajahmu sendiri. 

3. Infeksi Mata

Tidak hanya rusak pada bagian kulit wajah saja, penggunaan produk skincare tanpa sertifikat BPOM secara terus-menerus akan berdampak pada bagian-bagian lain yang berada diarea wajah, salah satunya adalah mata. Mengapa bisa? Ya tentu bisa, karena ketika kamu menggunakan skincare kewajah kamu, kamu akan mengusapkannya keseluruh bagian wajah termasuk ke area mata. Kandungan jahat dalam skincare itu akan menyerap kebagian tubuh terutama mata yang akan menimbulkan iritasi, mata akan membengkak dan akan berakibat penglihatan menjadi buram. Bagaimana bisa kamu melihat wajah cantikmu dicermin jika penglihatanmu buram?

4. Penyakit Ginjal

Seperti penjelasan di atas, pemakaian bahan kimia berbahaya secara terus menerus dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan dampak kesehatan yang fatal bagi tubuh. Walaupun tidak dikonsumsi, namun bahan-bahan tersebut menyerap ketubuh melalui kulit dan akan menumpuk di organ-organ penting seperti ginjal. Dan kamu tahu akibatnya apa? Ginjalmu akan mengalami kerusakan bahkan berakibat hingga gagal ginjal. Kamu tahu berapa biaya yang akan kamu keluarkan jika kamu sudah terkena penyakit gagal ginjal? Yang pasti tidak sedikit, hidupmu akan ketergantungan dengan mesin pencuci darah. Alih-alih mendapatkan wajah cantik dengan produk abal dan tanpa sertifikat BPOM, kamu malah akan memperburuk keadaan wajah dan tubuh kamu. Lalu, siapa yang akan dirugikan disini? Yang pasti kamu, keluarga kamu, orang terkasih dan teman-temanmu. Be a smart girls :

5. Kanker

Standar kecantikan umum di Indonesia kerap menempatkan perempuan untuk menginginkan kulit putih, cerah dan bersih. Karena itu, berbagai cara dilakukan meski terkadang instan. Mungkin sebagian kamu masih awan dengan skincare halal dan bersertifikat BPOM, namun tidak ada salahnya sekarang jika kamu sedikit sering membaca artikel terkait kecantikan. Sudah banyak artikel yang membahas tentang skincare abal beserta dampaknya. Bahan yang terkandung dalam skincare abal sangatlah berbahaya, salah satunya adalah Merkuri dan Hydroqinon. Zat Merkuri sangat populer dalam kandungan produk pemutih kulit atau skincare abal karena kemampuannya menghambat pembentukan melanin sehingga kulit tampak lebih cerah dalam waktu singkat. Penggunaan produk skincare abal berlebih yang mengandung Merkuri bisa menyebabkan kamu jadi keracunan Merkuri. Karena itu, Merkuri berisiko menggangu berbagai organ tubuh, seperti otak, jantung, ginjal, paru-paru dan sistem kekebalan tubuh bahkan hingga menyebabkan kanker kulit. Tidak sampai disitu, keracunan Merkuri berlebihan juga akan mengganggu sistem pencernaan seperti sakit perut dan diare berkepanjangan. Pemakaian skincare abal berkepanjangan pun bisa menyebabkan kamu insomnia akut yang tentunya hal ini akan menyebabkan perubahan kepribadian emosionalmu. Masih mau menggunakan skincare abal itu? Mungkin kamu belum bisa melepas skincare kesayangan kamu itu yang belum tentu teruji klinis oleh para ahli, tidak apa-apa. Tapi kamu harus siap dengan segala resiko berbahaya yang akan kamu dapatkan dimasa mendatang. Merkuri memang sangat ampuh untuk menutupi pori-pori diwajah kita, sehingga dari luar tampak halus, tidak berjerawat sama sekali, namun sebenarnya kamu itu sudah menyimpan dan menumpuk Racun berbahaya ditubuh kamu. 

Come on girls, kulit sehat itu bukan kulit yang tidak ada pori-porinya. Tapi kulit sehat itu adalah kulit yang memiliki pori-pori dengan ukuran normal. Pori-pori akan mengeluarkan keringat bersama zat-zat lain yang tidak dibutuhkan oleh tubuh kita.Tuhan itu menciptakan pori-pori dikulit pasti ada manfaatnya.

Sekarang masih mau pakai skincare abal dan tidak bersertifikat BPOM, setelah kamu membaca semua penjabaran di atas? Kalau masih ingin menggunakan dan setia terhadap skincaremu itu, berarti kamu hanya ingin cantik masa muda dan sakit masa tua 🙂

Sadar akan pesona dan jaminan kesehatan dalam produk kecantikan halal itu sangatlah penting. Jangan terkecoh dengan harga murah ya girls, cantik itu mahal, wajah sehat itu aset 🙂